Rekomendasi Dot untuk Bayi yang Susah Ngedot

3 Rekomendasi Dot untuk Bayi yang Susah Ngedot

3 Rekomendasi Dot untuk Bayi yang Susah Ngedot – Alasan seorang ibu memberikan dot pada bayinya, biasanya dengan mudah ditemui pada ibu yang bekerja di luar rumah. Namun bukan berarti ibu yang tidak bekerjapun tidak memberikan dot. Ini bisa terjadi ketika ibu tidak bisa mengeluarkan ASInya, mulai dari pertama melahirkan hingga beberapa hari setelahnya.

Banyaknya pilihan jenis dot dan botol yang beredar di pasaran tidak lantas membuat ibu tenang juga. Karena, tidak semua bayi bisa cocok dengan satu jenis dot bahkan yang paling canggih sekalipun. Hingga tidak jarang, akhirnya para ibu mencoba dari satu produk ke produk lainnya.

Hematnya, ketika hendak memilih dot, maka wajib memperhatikan beberapa ketentuan, seperti; dot yang memiliki katup anti-kolik, sehingga bisa mengurangi refluks yang bisa membuat bayi menjadi tidak nyaman. Kemudian material dari dot itu sendiri, di mana hingga saat ini dot dibuat dari dua bahan yaitu silikon dan lateks yang sama-sama memiliki kelebihannya masing-masing.

Selain itu, memperhatikan bentuk dot juga ukuran lubang, biasanya akan mempengaruhi keinginan bayi untuk terus meminum susunya dari dot atau tidak. Lantas apa sajakah rekomendasi dot untuk bayi yang susah ngedot, berikut ini beberapa pilihannya untuk Anda.

Chicco Natural Feeling

Produk yang berasal dari Italia ini memiliki desain dot dan botol yang cukup unik, terutama pada bagian leher dot yang bentuknya miring. Tingkat kemiringannya mencapai 45 derajat dan materialnya terbuat dari silikon. Desain tersebut dimaksudkan agar aliran susu bisa berjalan dengan lancar, serta menjaga posisi leher bayi agar tetap nyaman.

Selain itu, bentuk dot seperti ini bisa memudahkan bayi untuk mengisap susu serta mampu mecegah banyaknya udr yang masuk. Sehingga kemungkinan untuk mengalami kolik dan tersedak bisa dihindari.

Philips Avent

Rekomendasi dot untuk bayi yang susah ngedot yang kedua adalah Philips Avent. Karakteristik dari dot dari ini juga di desain hingga mirip dengan payudara ibu, lentur dan lembut yang memudahkan bayi saat sedang mengisap susunya. Kelebihan lainnya adalah terdapatnya motif ulir yang berfungsi membantu gerakan lidah bayi sehingga proses menyedot menjadi lebih mudah dan lancar.

Kelebihan lainnya, dot ini juga dibuat dengan 5 pilihan desain dot yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Di mana bayi baru lahir tidak bisa menggunakan dot yang digunakan untuk bayi-bayi yang umurnya lebih besar dari itu.

Como Tomo

Berikut ini adalah rekomendsi dot untuk bayi yang susah ngedot yang ketiga, yaitu Como Tomo. Kelebihannya tidak saja terletak pada dot namun juga material botolnya yang menggunakan silikon. Desain botol yang juga dibuat seperti telur ini, begitu lembut, elastis dan nyaman saat digenggam.

Dot Como Tomo juga dilengkapi dengan lubang antikolik ganda yang akan membantu bayi agar terhindar dari risiko kembung, cegukan dan kolik tentunya. Jenis lubang dotnya juga terdiri atas 3 pilihan, mulai dari yang berbentuk bulat, tiga lubang hingga bentuk silang.

Begitu juga dengan ukurannya ada tiga jenis, yaitu slow flow untuk bayi baru lahir hingga usia 3 bulan, medium flow untuk bayi berusia 3 bulan ke atas dan fast flow untuk bayi berusia 6 bulan ke atas.

Itulah 3 rekomendasi dot bayi yang susah ngedot yang bis dengan mudah Anda temukan di pasaran. Untuk Anda yang pertama kali hendak membeli dot, ada baiknya membeli lebih dari satu jenis dot untuk mengetahui dot mana yang paling disukai oleh bayi Anda. Selain itu, dengarkan juga rekomendasi dari teman atau keluarga yang pernah mengalami hal serupa.